PuisiKu
Dibawah Mentari
Gemuruh angin menyapu kalbu
Menghempas seluruh semesta
Seakan pandangan ku tertuju padamu
Meski engkau jauh berbeda
Kau sodorkan sebuah bejana
Duduk bersila dibawah terik mentari
Kau tak hiraukan riuhnya kota
Demi mendapat sesuap nasi
Saat senja datang
Kau coba tuk hadang
Berharap senja berganti siang
Meski waktu tak dapat terulang
“YaTuhan, Aku Ingin seperti mereka”
Jeritnya dalam hati
Saat kulihat matanya berkelana
Semua serasa terngiang melayang dibumi ini
Andai aku sang pencipta
Ingin aku membahagiakan nya
Membuat hidup yang bermakna
Di mata kalangan manusia
Dibuat Oleh:
Nanda Aprillia LestariMufti
Gemuruh angin menyapu kalbu
Menghempas seluruh semesta
Seakan pandangan ku tertuju padamu
Meski engkau jauh berbeda
Kau sodorkan sebuah bejana
Duduk bersila dibawah terik mentari
Kau tak hiraukan riuhnya kota
Demi mendapat sesuap nasi
Saat senja datang
Kau coba tuk hadang
Berharap senja berganti siang
Meski waktu tak dapat terulang
“YaTuhan, Aku Ingin seperti mereka”
Jeritnya dalam hati
Saat kulihat matanya berkelana
Semua serasa terngiang melayang dibumi ini
Andai aku sang pencipta
Ingin aku membahagiakan nya
Membuat hidup yang bermakna
Di mata kalangan manusia
Dibuat Oleh:
Nanda Aprillia LestariMufti
Jangan tanya siapa aku.
BalasHapusAku tak tau siapa diriku. Mungkin aku hanyalah seberkas sinar yang menembus awan cerah disiang hari itu
Wah... Puisi nya bagus terus keren 👍👍
BalasHapusKeren........👍👍👍👍👍👍
Hapus:)
Hapus